√ Cara Memperbanyak Anakan Padi Agar Hasil Panen Maksimal

Cara Memperbanyak Anakan Padi

Cara Memperbanyak Anakan Padi

Setiap petani yang membudidayakan tanaman padi tentu menginginkan hasil panen yang melimpah. Salah satu faktor agar hasil panen tanaman padi melimpah adalah jumlah anakan padi yang banyak. Sehingga para petani padi melakukan berbagai cara untuk memperbanyak anakan padi.

Dengan cara memperbanyak anakan padi akan menambah produktifitas tanaman padi untuk menghasilkan bulir padi. Dengan banyak nya bulir pada akan meningkatkan hasil panen yang diperoleh. Sehingga salah satu kunci sukses keberhasilan budidaya tanaman padi adalah cara memperbanyak jumlah anakan padi.

Bagaiman cara memaksimalkan anakan padi agar hasil panen yang didapatkan melimpah? Berikut ini tips cara untuk memperoleh anakan padi yang banyak.

Baca Juga: Cara Budidaya Padi Pada Dengan Hasil Panen Melimpah

#1 Menggunakan Benih Padi Yang Masih Muda

Salah satu faktor untuk memaksimalkan anakan padi adalah benih padi. Untuk memperoleh anakan padi yang banyak di sarankan untuk menggunakan bibit padi yang masih muda. Dengan benih padi yang masih muda akan membuat proses pengakaran lebih baik sehingga nantinya dapat menghasilkan anakan padi yang banyak. Usia tanaman padi adalah 10 -15 hari setelah proses penyebaran.

#2 Pengairan Berselang

Cara Memperbanyak Anakan Padi
Sumber: Kabartani.com

Pada proses vegetatif tentu membutuhkan air, namun jika diberikan secara berlebihan atau dengan terus menerus akan berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman. Untuk memaksimalkan pertumbuhan benih padi lakukan pengairan secara berselang dan petakan sawah sesekali dilakukan pengeringan agar akar tanaman bisa menghirup oksigen.

#3 Pemberian Pupuk

Dalam memaksimalkan anakan ada dua pupuk yang sebaiknya diberikan pada tanaman padi yaitu pupuk phospat dan pupuk nitrogen. Pupuk phospat seperti SP36 dapat merangsang pertumbuhan akar. Sebaiknya pupuk phospat di berikan pada 2-3 hari sebelum di tanam agar pupuk dapat diserap dengan maksimal.

Pemberian pupuk yang mengandung nitrogen seperti Urea karena pupuk yang mengandung nitrogen merupakan salah satu unsur yang dibutuhkan pada saat pembentukan anakan. Pemberian pupuk nitrogen sebaiknya 5 hari sebelum penanaman agar penyerapan pupuk lebih maksimal.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Yang Dapa Menyerang Tanaman Padi dan Cara Pencegahannya

#4 Penanaman Bibit Dangkal

Pada saat penanaman bibit usahakan jangan terlalu dalam hanya 1 atau 2 cm saja. Karena jika bibit di tanam terlalu dalam pertumbuhan anakan akan sulit menembus permukaan tanah sehingga tidak dapat tumbuh.

#5 Menggunakan Varietas Yang Memiliki Anakan Banyak

Setiap bibit padi berbeda-beda baik itu dalam hal kualitas dan kemampuan pembentukan anakan padi. Jadi sebaiknya pilih varietas padi yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak anakan.

Baca Juga: Cara Memilih Benih Padi Yang Berkualitas Tinggi

#6 Jarak Tanaman Menggunakan sistem Jajar Legowo

Ketika menanam tanaman padi usahakan tidak terlalu rapat agar mempunyai sela yang cukup untuk tempat tumbuhnya anakan padi secara bebas dan sehat. Jarak tanam sebaiknya menggunakan sistem jajar legowo yaitu 2 : 1 (40 x (20 x 10) cm.

#7 Pemberian Zat Cytokinin dan Giberlin

Cytokinin dan Giberlin merupakan zat pengatur tumbuh dan penambahan kesuburan tanah. Dengan adanya kedua zat ini dapat membantu tanaman padi untuk memperbanyak anakan.

#8 Pengendalian Hama

Hama yang dapat menghambat pertumbuhan anakan padi adalah tikus, keong, dan sundep. Dan penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan anakan adalah pembusukan pangkal batang padi. Jadi sebaiknya anda mencari cara untuk mengurangi hama dan penyakit ini.

Nah itulah Cara Memperbanyak Anakan Padi, semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda dalam membudidayakan tanaman padi. Semoga Bermanfaat

Referensi

  • kabartani.com
  • 8villages.com

Tinggalkan komentar