Cara Mengatasi Penyakit Blas Padi (Terbukti)

Cara Mengatasi Penyakit Blas Padi

Cara Mengatasi Penyakit Blas Padi – Penyakit blas adalah salah satu penyakit beras yang paling merusak. Infeksi blas dapat membunuh bibit atau tanaman hingga tahap anakan. Pada tahap pertumbuhan selanjutnya, infeksi blas yang parah mengurangi area daun untuk mengisi biji-bijian, mengurangi hasil biji-bijian.

Ledakan daun dapat membunuh tanaman padi pada tahap pembibitan dan menyebabkan kehilangan hasil pada kasus infeksi parah.

Penyerbab Penyakit Blas

Penyakit blas pada tanaman padi disebabkan oleh Magnaporthe oryzae. Penyakit ini dapat mempengaruhi bagian atas tanaman padi seperti daun, kerah, simpul, leher, bagian malai, dan kadang-kadang selubung daun.

Cara Mengatasi Penyakit Blas Padi

Penyakit blas terjadi pada daerah tertentu seperti kelembaban tanah rendah, periode hujan yang sering dan berkepanjangan, dan suhu dingin di siang hari. Pada padi gogo, perbedaan suhu siang-malam yang besar yang menyebabkan pembentukan embun pada daun dan suhu keseluruhan yang lebih dingin mendukung perkembangan penyakit.

Baca Juga: Identifikasi Penyakit Pada Tanaman Padi dan Cara Mengatasinya

Tanaman padi dapat terkena penyakit blas di semua tahap pertumbuhan. Namun, penyakit ini lebih berdampak pada daun yang cenderung berkurang ketika tanaman dewasa.

Cara mengidentifikasi Penyakit Blas

Awal mula gejala muncul sebagai bercak putih atau abu-abu-hijau dengan batas hijau gelap. Penyakit yang menyerang pada daun yang lebih tua berbentuk elips atau spindle dan berwarna putih ke abu-abu dengan batas merah ke kecoklatan atau nekrotik.

Biasanya blas berbentuk berlian yang lebar ditengah dan menunjuk ke kedua ujung nya. Penyakit blas dapat membesar hingga membunuh seluruh daun dan mati.

Baca Juga: Mengenal Hama Padi dan Cara Pengendalianya

Cara Mengatasi Penyakit Blas Padi

  • Gunakan Benih Tanaman Padi yang tahan penyakit blas
  • Sesuaikan waktu tanam. Taburkan benih lebih awal, bila memungkinkan, setelah awal musim hujan.
  • Kontrol pemberian pupuk nitrogen. Pemberian pupu yang berlebihan dapat memperbesar kemungkinan terjangkit penyakit blas
  • Kontrol genangan air pada lahan
  • Atur jarak tanaman anda dapat menggunakan jajar legowo
  • Melakukan pergiliran tanam

Tinggalkan komentar