+7 Jenis Hama Pada Tanaman Cabe dan Cara Pencegahanya

+7 Jenis Hama Pada Tanaman Cabe dan Cara Pencegahanya

Assalamualaikum wa rahmatullah, halo sahabat tani, bagaimana kabar anda? Semoga baik-baik saja. Nah kali ini kita akan membahas tentang cabe yaitu hama cabe atau hama pada cabe.
Hama pada tanaman cabe merupakan salah satu musuh bagi para petani cabe selain dari beberapa jenis penyakit pada tanaman cabe, hama juga merupakan salah satu faktor penurun kualitas dan kuantitas hasil panen. Namun pada artikel kali ini kita tidak akan membahas penyakit cabe namun kita akan membahas beberapa hama tanaman cabe.

Hama pada tanaman cabe dapat dikatakan sebagai salah satu hal yang harus benar-benar di cegah, sebab hama tanaman cabe jika dibiarkan akan dapat bertambah parah. Namun untuk melakukan pencegahan pada hama cabe dibutuhkan sedikit ilmu dalam cara mencegah dan mengatasi hama pada tanaman cabe.

Pertama-pertama yang harus anda lakukan bagi yang belum paham betul tentang budidaya cabe, anda harus mengetahui jenis-jenis hama pada tanaman cabe agar anda nantinya dapat mengetahui obat pembasmi hama Cabe. Berikut beberapa jenis hama tanaman cabe.

Baca Juga: Cara Menyemai Benih Cabe Rawit Agar Terhindar Dari Hama dan Penyakit

Apa saja jenis Hama pada tanaman cabe?

  1. Ulat Grayak
  2. Thrips
  3. Tungau
  4. Kutu Daun
  5. Lalat Buah
  6. Puru Akar
  7. Ulat Tanah

Berikut ulasannya tentang beberapa hama pada cabe dan cara mengatasinya atau membasminya.

hama Pada Tanaman Cabe

1. Ulat Grayak

Ulat Grayak atau yang memiliki nama latin Spodoptera litura merupakan hama yang biasa menyerang tanama cabe. Ciri-ciri ulat Grayak adalah memiliki ukuran kecil, berwarna hijau dan menyerang secara berkelompok.

Ulat Grayak biasa nya menyerang bagian daun tanaman sehingga daun akan berlubang dan dapat merusak pucuk tanaman. Untuk Serangan yang berskala besar dapat membuat tanaman cabe menjadi gundul dan membuat pertumbuhan tanaman menjadi terhambat.

Untuk cara pencegahannya dapat dilakukan dengan menyemprotkan jenis obat curacron, regent, prevathon dan matador.

2. Thrips

Hama yang kedua pada cabe adalah thrips. Gejala yang dapat di timbulkan adalah ditandai dengan adanya daun akan keriting dan menggulung kearah atas. Hama thrips memiliki ukuran yang kecil sehingga sangat sulit terlihat oleh mata telanjang.

Hama thrips menggerogoti tanaman dengan cara menghisap cairan pada daun khususnya pada pucuk daun yang masih muda. Hama ini umumnya menyerang tanaman pada musim kemarau dan dapat membawa virus yang dapat dengan mudah menyebar.

Untuk cara mengatasi hama thrips pada tanaman cabe adalah cukup dengan disemprot secara rutin dengan obat agrimec, pegasus, demoliah, mitac, omite, bamex dan samite.

3. Tungau

Siapa yang tidak mengenal tungau. Tungau merupakan salah satu kutu yang biasa ditemukan dipermukaan bantal. Namun siapa sangka tungau juga dapat menyerang tanaman seperti cabe. Namun umumnya jenis tungau yang menyerang tanaman cabe adalah tungau berwarna kuning dan tunggu berwarna merah.

Tungau dapat menyerang tanam bagian daun dan membuat daun keriting dan menggulung kearah bawah dan menyebabkan daun berubah warna menjadi kecoklatan dan dapat membuat daun menjadi rontok.

Untuk cara pengendalian nya adalah menyemprotkan jenis obat tungau seperti agrimec, demolish, pegasus, bamex, mitac, samite dan omite.

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Cabe Agar Tumbuah Dengan Lebat

4. Kutu Daun

Sesuai dengan namanya kutu daun ini dapat menyerang tanaman pada bagian daun seperti daun muda dan tunas. Selain daun kutu daun juga menyerang pada bagian batang. Kutu daun dapa menyebabkan daun menjadi keriting dan kering dan membuat tanaman sulit untuk tumbuh.

Bagaimana cara mendeteksi kutu daun? Dengan cara memperhatikan bagian daun dan batang. Akan terlihat daun keriting dan kering.

Kutu daun dapat mengeluarkan zat semacam gula, sehingga semut tertarik dan membuat semut berkumpul. Jika terdapat semut pada bagian daun atau batang maka dapat dipastikan Tanaman terserang oleh kutu daun.

Untuk cara membasmi kutu daun dapa diatasi dengan insektisida berbahan aktif abamektin, fipronil dan diafenthuron.

5. Lalat Buah

Seperti dengan namanya lalat buah akan menyerang bagian buah cabe rawit dengan cara memasukkan telur lalat buah sehingga telur tersebut menetas pada bagian buah cabe rawit hingga menjadi larva dan larva inilah yang nantinya akan mengrogotu bagian buah cabe dari dalam hingga membuat buah rontok dan busuk.

Gejala tanaman yang terserang oleh lalat buah dapat dilihat pada tangkai buah atau ujung buah yang berubah warna menjadi kuning.

Untuk cara membasmi lalat buah ini adalah membuat perangkap lalat buah atau dapat juga dilakukan dengan cara menyemprotkan insektisida curacron, regent, santoat dan matador.

6. Puru Akar

Puru akan dapat menyerang tanaman bagian akar dan batang bagian bawah sehingga dapat menyebabkan tanaman mudah roboh karena dapat menggorogoti bagian batang dan akar.

Untuk cara pengendalian puru akar dapat dilakukan dengan cara menaburkan nematisida seperti curater, furadan, pentakur dan petrafour.

7. Ulat Tanah

Ulat tanah dapat dikatakan sebagai hama yang cukup berbahaya karena untuk Serangan yang parah dapat merusak berhektar-hektar lahan yang ditanami tanaman cabe dalam semalam. Ulat tanah ini dapat menyerang tanaman pada seluruh bagian tanaman namun lebih menyukai bagian buah.

Ulat buah aktif pada malam hari dan bersembunyi di bawah tanah pada siang hari. Untuk cara pencegahannya adalah menjaga kebersihan lahan dan semprot dengan curacron, santoat, matador atau prevathon. Sebaiknya menyemprotkan pada malam hari karena hama ini bergerak pada malam hari.

Nah itulah 8 jenis-jenis hama pada tanaman cabe. Dengan membaca artikel ini Anda dapat mengetahui jenis-jenis hama cabe dan cara mengatasinya. Semoga dapat membantu Anda dalam membudidayakan cabe. Semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih.

Tinggalkan komentar