√ Penyakit Tanaman Padi dan Cara Pencegahanya dengan Mudah

Penyakit Tanaman Padi

Penyakit Tanaman Padi ~ Di dalam dunia pertanian penyakit tanaman menjadi musuh yang sering mengganggu tanaman para petani tanpa terkecuali dengan tanaman padi. Dalam budidaya padi penyakit merupakan musuh terbesar para petani padi. Sehingga dibutuhkan pengetahuan yang dapat mengatasi penyakit padi. Untuk mengatasi penyakit padi petani haru mengenali karakteristik penyakit yang dapat menyerang tanaman padi. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyerang tanaman padi.

Penyakit Tanaman Padi Dan Cara Mengatasinya

berikut 5 penyakit yang dapat menyerang tanaman padi dan cara pencengahanya.

#1 Hawar Daun Bakteri

Penyakit hawar daun bakteri disebut oleh bakteri xanthomonas champestris pv oryzae. Penyakit imi menyerang tanaman padi pada saat musim hujan maupun musim kemarau yang memiliki kadar air yang tinggi. Pada umumnya penyakit hawar daun bakteri menyerang sawah yang selalu tergenang air atau memiliki kandungan pupuk N yang tinggi.

Gejala penyakitnya hawar daun ada dua yaitu dari hawar dan Kresek. Penyakit hawar pada daun adalah penyakit yang menyerang daun dan menyebabkan daun menggulung hingga membuat tanaman padi mati. Sedangkan penyakit kresek dapat menyerang padi yang berusia 30 hari setelah dipindahkan ke sawa.

Baca Juga: Strategi Cara Memperbanyak Anakan Padi

Cara mengatasi penyakit hawar daun bakteri dengan mengatur pengairan pada tanaman padi, dam mengurangi genangan air secara terus menerus. Dan gunakan metode menanam jajar legowo untuk memberikan udara yang segar pada tanaman padi.

#2 Busuk Batang

Penyakit padi busuk batang di tandai dengan rebahnya tanaman padi tanpa sebelumnya terjadi hujan dan angin. Penyakit busuk batang pada tanaman padi biasanya menyerang kanopi padi yang menyebabkan tanaman padi akan mudah rebah.

Gejala yang disebabkan busuk batang adalah timbulnya bercak-bercak hitam pada sisi luar pelepah daun yang semakin lama akan membesar dan menembus bagian dalam dan menyebabkan batang menjadi lemah sehingga pada dengan mudah rebah.

Untuk pencegahan penyakit pembusukan daun yaitu biarkan petakan tidak dialiri air sehingga tanah menjadi pecah baru di aliri air kembali. Selain itu tunggul padi yang bekas panen sebelumnya di bakar.

#3 Penyakit Tungro

Penyakit Tungro di sebabkan oleh virus nephotettix impicticeps virus ini sebarkan oleh wereng hijau. Penyakit ini akan di bawah oleh wereng hijau setelah wereng hinggap di tanaman padi penyakit akan mulai menyebar yang di tandai dengan padi menjadi kerdil, kurang pertumbuhan anakan dan terjadi penguningan pada tanaman padi. Untuk cara mengendalikan nya adalah dengan menanam padi yang tahan hawa wereng.

Baca Juga: Hama Yang Dapat Menyerang Tanaman Padi

#4 Penyakit Bercak Daun

Jamur helmintosperium oryzae merupakan penyebab penyakit bercak daun pada tanaman padi. Penyakit hawar dapat menyerang tanaman padi yang baru berkecambah, daun dan buah. Gejala penyakit ini adalah buah menjadi busuk dan tanaman mengering dan mati. Untuk cara mencegah yang dapat anda coba adalah merendam benih di dalam air hangat setelah merendam di air dingin sehingga mencegah pertumbuhan jamur.

#5 Penyakit Busuk Pelepah Daun

Penyakit Tanaman Padi

Rhizoctonia SP merupakan jenis jamur yang dapat menyebabkan penyakit busuk pada pelepah daun. Penyakit ini dapat menyerang pelepah tanaman padi yang sudah menjadi anakan sehingga hasil produksi padi akan menurun. Untuk cara pengendalian anda dapat memilih benih padi yang tergolong tahan dengan penyakit busuk pelepah daun.

#6 Penyakit Fusarium

Penyakit ini di sebabkan oleh jamur yang bernama Fusarium monoliforme. Penyakit Fusarium dapat menyerang biji yang masih muda dan malai sehingga warna nya berubah menjadi kecoklatan, akar membusuk dan daun terkulai. Untuk mencegah penyakit ini sebaiknya anda menggunakan sistem tanam jajar legowo, sehingga padi lebih renggang.

#7 Penyakit Padi Daun Kuning

Penyakit Padi Daun Kuning atau biasa di kenal dengan penyakit virus kerdil kuning (Rice Yellow Dwarf Virus). Penyakit padi daun kuning ini di tularkan oleh wereng hijau (Nephotettix Virescens). Gejala dari penyakit ini adalah berubahnya warna daun dari kuning kehijauan menjadi kuning keputihan.

Dampak dari penyakit ini akan mmembuat bulir padi akan kosong dan dapat menurunkan produktifitas hasil panen. Untuk cara mengatasinya dengan menanam varietas padi yang tahan terhadap hama wereng dan mengendalikan hama wereng.

Demikianlah artikel tentang penyakit tanaman padi dan cara mengatasi nya. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu para petani padi untuk meningkatkan produktivitas Budidaya padi di Indonesia. Semoga Bermanfaat.

Referensi: pioneer.com

Tinggalkan komentar